Sabtu, 06 Oktober 2018

Flu 2 Minggu dan Pikiran Buntu

Sering, realita tidak berkawan dengan doa.

Tidak serta merta doamu kurang lho ya. Berhentilah berpikiran begitu.
Tidak ada doa yang cukup kurang lebih.
Jika semua memang meluap dari hati, Tuhan langsung yang akan mendengarnya, tak perlu juga kau umbar di media sosialmu itu. Lihat saja jawabannya.

Mauku, doaku, diumur 23 tahun aku sudah menikah.
Nyatanya, 27 tahun jadi usia yang digariskan untukku memulai rumah tangga, memulai hal yang kusebut roller coaster tergila.

Mauku, doaku, mobil adalah kendaraan yang menemani perjalananku melewati hari-hari.
Nyatanya, sepeda motor saja yang menempati posisi itu, menemani perjalanan kami, dan terkadang jadi saksi bisu peristiwa penting dalam kisah si roller coaster.

Mauku, doaku, kerjaan dengan gaji minimal dua digit sudah seliweran di rekeningku setiap bulan.
Nyatanya, tidak pernah lebih dari 6 juta angka yang masuk kesana. Mau tertawa tapi kok sedih. Tapi toh aku bisa hidup dengan tertawa lepas dan tidak sulit untuk memberi sampai saat ini.

Mauku, doaku, kujalani hidup dengan lelaki mapan yang membuatku bisa menikmati hidup dengan tidak perlu cek rekening tiap mau membeli sesuatu, masih cukup atau tidak untuk hidup di bulan depan.
Nyatanya, kuhidup dengan lelaki yang membuatku harus mencari perkerjaan sampingan untuk menunjang biaya harianku yang untuk cuci muka saja, sebenarnya kuhindari membeli sekelas biore atau ponds. Minimal cetaphil. Ajaibnya, dia juga lelaki yang rela angkat tangan dan kakinya untuk membersihkan rumah yang seringnya, aku yang hancurkan.

Memang sering realita tidak berkawan dengan doa.
Doamu untuk kepentingan dan kesenanganmu.
Tuhan mungkin tidak berkenan yang seperti itu.
Dia ajar kamu untuk menghargai setiap detail terkecil yang Dia beri.
Dia ajar kamu untuk menangkap makna dari pemberianNya yang menurutmu mencelakakanmu, namun berlian dibalik semua itu.

Hiduplah dengan cukup.
Hiduplah dengan bersyukur.
Hiduplah dengan hati ikhlas.

Biarlah realita tak berkawan dengan doa, namun bahagia yang kau dapat disana.

Horex Hotel, Sentani
06 Oktober 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar